Cara Setting CO Pada Motor Injeksi Dengan FI Diagnostic Tool

- Sabtu, Mei 27, 2017

Cara Setting CO Pada Motor Injeksi Dengan FI Diagnostic Tool

 
Cara Setting CO Pada Motor Injeksi Dengan FI Diagnostic ToolTips serta Cara Setting CO Motor Injeksi ---Apapun jenis motor injeksi era ini, mulai dari Yamaha Vixion, Mio, dan juga lain-lainya telah mendapatkan settingan CO standar dari pabrikan sejak motor yang telah di sebutkan dibuat. Bahkan direkomendasikan bagi pemilik sepeda motor injeksi bagi atau bisa juga dikatakan untuk tetap mempertahankan setting CO dari pabrik. Hal ini dikarenakan hal yang telah di sebutkan telah sesuai yang dengannya standar EURO II, yng mengatur kadar emisi ataupun gas Buang kendaraan era ini. Lalu, kenapa kenapa Perlu setting CO lagi?
Ada beberapa hal yng membuat pemilik sepeda motor injeksi tertarik bagi atau bisa juga dikatakan untuk melakukan setting CO pada sepeda motornya, diantaranya:
  1. Pemilik sepeda motor injeksi melakukan setting CO lantaran menginginkan sepeda motornya lebih bertenaga diatas motor standar.
  2. Keadaan lingkungan pemilik sepeda motor injeksi cenderung dingin.
Lalu, apa hubungan 2 alasan diatas yang dengannya setting CO pada motor injeksi?
SETTING CO MOTOR INJEKSI
Khusus bagi atau bisa juga dikatakan untuk motor injeksi Yamaha, telah membekali tiap bengkel yang dengannya alat bagi atau bisa juga dikatakan untuk mendiagnosa serta setting CO bernama FI Diagnostic Tool. Secara teknis, bila alat ini dicolok ke satu dari sekian banyaknya kabel di Electronic Contol Unit ataupun ECU, maka FI Diagnostic Tool akan memberikan info lengkap. Tentang kondisi injeksi maupun komponen penunjang kerja injeksi. Termasuk info CO yng sedang menjadi bahasan kita era ini.
Ketika motor injeksi baru dibeli, maka pabrikan pasti mengatur setting CO yang telah di sebutkan dalam batas aman bagi atau bisa juga dikatakan untuk regulasi emisi. Karena itu setting CO dari pabrik berada di angka 0. Angka yang telah di sebutkan diklaim sesuai bagi atau bisa juga dikatakan untuk kondisi alam Indonesia. Tapi memanglah kadang ada konsumen meminta tambah ataupun dikurangi dari angka yang telah di sebutkan didasari 2 alasan diatas. Tindakan itu tentu ada konsekuensi serta dampak yng timbul pada motor injeksi.
DAMPAK SETTING CO PADA MOTOR INJEKSI
FI Diagnostic Tool sendiri bertugas melakukan adjuster ataupun penyetingan yang dengannya range (jarak) antara -30 hingga +30. Maksudnya bila angka dinaikkan ataupun (+) bertambah, pengertiannya campuran gas bakar akan kaya bensin. Jika ini di lakukan, maka tenaga motor akan bertambah. Jika penambahan ini di lakukan, berguna angka CO meningkat ataupun emisinya pun terlebih. Penambahan ini mungkin bisa di lakukan di daerah yng relatif dingin.
Setiap penambahan satu angka maka yng terlaksana merupakan penambahan suplai bensin sebesar 0,05 cc lebih tidak sedikit dibanding sebelumnya. Sedangkan andai angkanya dibuat minus ataupun di bawah 0, maka itu pengertiannya miskin bahan bakar. Efeknya mungkin tarikan agak enteng namun tak bertenaga. Selain itu mesin pun akan lebih cepat panas.
CARA SETTING CO PADA MOTOR INJEKSI
Secara fisik, FI Diagnostic Tool sendiri punya tiga kabel. Kabel hijau disambungkan ke self diagnostic yng posisinya di bawah jok, warna merah ke (+) aki serta hitam ke (-). Untuk setting CO, kunci kontak Perlu dalam kondisi ON ataupun menyala. Posisi mungkin akan tidak banyak berbeda pada setiap motor. Namun yng butuh dipastikan merupakan jangan hingga salah menghubungkan posisi (-) serta (+). Juga, Amat disarankan bagi atau bisa juga dikatakan untuk melakukan Setting CO Motor Injeksi ini dibengkel resmi sepeda motor Anda.
Itulah tidak banyak Tips serta Info Otomotif perihal Tips serta Cara Setting CO Pada Motor Injeksi pada peluang di artikel ini. Semoga berguna serta Salam OtoZones!

Baca Tips serta Info Otomotif Lainnya:



Source Article and Picture : http://otozones.blogspot.com/2015/01/cara-setting-co-pada-motor-injeksi.html

Seputar Cara Setting CO Pada Motor Injeksi Dengan FI Diagnostic Tool

Advertisement
 

Cari Artikel Selain Cara Setting CO Pada Motor Injeksi Dengan FI Diagnostic Tool